Selasa, 17 November 2015

WISATA AIR TERJUN SUHOM



WISATA AIR TERJUN SUHOM

 

Sebentar lagi muslim liburan sekolah akan tiba. Lazimnya, liburan itu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Baik untuk diri sendiri, keluarga maupun orang lain. Jangan sampai liburan tersebut berlalu begitu saja tanpa ada kenangan special.

Pergi ke tempat-tempat kunjungan wisata bisa menjadi satu dari sekian kegiatan dalam mengisi liburan. Nah, pada kesempatan ini, saya mengajak 6Lovers melirik eksotisme air terjun Suhom di provinsi paling barat Indonesia.

Air terjun Suhom berada di Desa Krueng Kala Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar dengan peta dan koordinat GPS: 5° 16' 59.47" N  95° 16' 1.82" E. Jaraknya dari Ibu Kota daerah Serambi Mekkah itu sekitar 75 Km melewati jalan Pantai Barat Aceh. Dari jalan raya Banda Aceh - Calang, masuk ke perkampungan sejauh 3 Km lagi.

Waktu yang dibutuhkan memang sedikit lama, satu setengah jam dari Kota Banda Aceh. Namun, sepanjang perjalanan itu, mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang sangat eksotis. Karena, jalur Pantai Barat Aceh terkenal dengan hamparan pantai nan aduhai.

Bagi yang pertama kali pergi ke sana perjalanan menuju Air Terjun Suhom lumayan bikin deg-degan. Karena untuk mencapai ke tempat itu kita haru melewati dua pegunungan, yaitu pegunungan Paro dan pegunungan Kulu.  Rute jalanan yang naik turun dan beriku, kadang harus melewati belokan yang tajam. 

Di beberapa titik, saat melewati dua pegunungan itu, kita akan menjumpai kawanan monyet atau orang utan yang berkeliaran atau nongkrong di atas pembatas jalan. Biasanya,  para pejalan akan berhenti sejenak untuk memberi buah-buahan. Namun, banyak juga yang melemparkannya dari jendela kenderaan.

Biaya masuk tempat wisata eksotis ini sangat murah, hanya 2.000 rupiah. Bila kita tidak membawa alas duduk, dengan 10.000 rupiah kita bisa menyewa selembar tikar. Bila hendak menggunakan kamar mandi, cukup dengan 2.000 rupiah pula. Kita bisa meyewa pelambpung untuk anak-anak seharga 10.000 rupiah. Di sekiling lokasi air terjun banyak penjual makanan ringan dengan harga yang bervariasi.
Air terjun Suhom memiliki ketinggian 50an meter yang terbagi menjadi 3 tingkat. Setiap tingkatan menyajikan keindahan tersendiri. Air di air terjun ini sangat jernih dan sejuk. Batu-batuan yang sangat besar yang terguyur air di sekitar lokasi menambah keindahan alam di sekitar air terjun ini.

Selain itu, untuk kenyamanan pengunjung, dibuatkan pula beberapa kolam untuk anak-anak atau para pengunjung yang tidak bisa berenang di air dalam. Anak-anak atau orang dewasa yang tidak pandai berenang dilarang mendekati daerah kolam di bawah air terjun karena airnya sangat dalam.

Tidak semua pengunjung diizinkan mendaki tingkat kedua dan ketiga air terjun Shuhom. Hanya laki-laki saja yang bisa mendaki. Sebabnya adalah karena jalan setapak ke atas cukup curam dengan jurang yang menganga dipinggirnya.

Berwisata ke air terjun Suhom akan semakin meriah bila bersamaan dengan musim durian. Durian Lhoong begitu terkenal kenikmatannya di lidah para pecinta buah berduri tapi manis lagi harum itu. Biasanya, musim durian tiba pada bulan Agustus.

 

wisata pantai sulamadaha



Wisata Pantai Sulamadaha

Wisata Pantai Sulamadaha. Ternate, adalah seuah kota yang berada di bawah kaki gunung gamalama yang berada di Provinsi Maluku Utara. Kota yang menjadi sebuah kota otonom pada tahun 20010 ini menyimpan berbagai macam keindahan wisatanya. Mulai dari benteng sampai pantai-pantai yang mempesona ada di kota ini. Namun Pantai Sulamadaha adalah pantai yang menjadi tujuan utama para wisatawan yang dateng ke kota ini. Penasaran kenapa menjadi tujuan utama?
Terletak di Desa Sulamadaha Kecamatan Pulau ternate yang berjarak sekitar 14km dari pusat kota Ternate ini dapat kita tuju menggunakan kendaraan pribadi maupun angkot. Setelah sampai di parkiran, kita di masih harus jalan kaki lagi sekitar 10 menit untuk sampai di pantai ini. Tapi tenang aja, dalam 10 menit itu kamu nggak bakal rugi, karena bakal di temani dengan pemandangan yang mempesona dan jarang di temui di tempat-tempat lain.
Pantai eksotis yang masih alami ini juga di juluki sebagai Pantai Kaca juga. Karena apa? ya karena air laut disini sangat jernih seperti kaca. Jadi apabila kamu melihat perahu atau kapal disini terlihat seperti melayang-layang. Dari pantainya saja kamu sudah bakal bisa melihat keindahan koral-koral dan terumbu karang yang berada di dasar laut.

Pengen renang disini? Bisa banget!  karena kejernihan airnya sangat cocok bagi kamu yang suka berenang dan menikmati keindahan bawah laut. Nggak perlu susah-susah diving kalau ingin menikmati keindahan bawah laut Pantai Sulamadaha.

Nggak  bisa berenang? Tenang saja di pantai ini juga sudah ada jasa persewaan pelampung. Jadi nggak usah khawatir. Atau kalau mau bisa menyewa kapal untuk berkeliling menikmati keindahan pantai ini. Airnya yang sangat tenang bakal membuat kamu betah disini, walaupun pantai ini memiliki pasir hitam yang cenderung beda dengan pantai-pantai eksotis laiinya yang ada di Indonesia.
Bagaimana? Apa sudah tertarik buat wisata di Pantai Sulamadaha?
Ayo ajak keluarga, teman, pacar, atau siapalah untuk kesini!!
Ayo Telusuri Indonesiamu!!

Senin, 16 November 2015

Wisata Pulau Samalona




Wisata Pulau Samalona



Pulau Samalona Dengan Dermaga nya
Akomodasi sudah banyak tersedia di Pulau Samalona ini, meski harganya agak terlalu mahal, dan tidak sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan. Saya sendiri mendapatkan penginapan dengan model guest house seharga 500 ribu untuk sehari semalam, termasuk makan malam dan sarapan pagi.
Itupun saya dapatkan setelah melalui tawar menawar yang alot. Alternatif lain yang lebih murah, bisa membawa tenda dan camping di pulau ini. Beberapa bagian pulau cukup lapang, juga cukup aman untuk mendirikan tenda. Awalnya saya ingin ber-camping ria saja, karena bisa menghemat, apa lagi untuk konsep budget backpacking. Namun karena beberapa hal non teknis, saya mengurungkan niat saya ber-camping ria.

Pulau Samalona, cukup lapang untuk mendirikan tenda
Fact About Samalona
Daya tarik andalan dari pulau ini sebenarnya adalah diving dan snorkeling, dimana untuk diving kita bisa melihat beberapa kapal karam sisa perang dunia ke II, yang telah berubah wujud menjadi karang dan sekarang menjadi tempat tinggal ratusan biota laut, yang beraneka ragam jenisnya. Namun saya tidak mencoba diving, karena selain tidak punya lisensi, saya juga belum bisa menyelam. Akhirnya saya hanya mencoba daya tarik andalan yang lain (katanya), yaitu snorkeling.
Sayang saya harus kecewa karena untuk snorkeling terasa kurang menarik di pulau ini. Selain peralatan yang disewakan kurang terawat, ketika melakukan snorkeling pun saya tidak melihat sesuatu yang menarik. Hanya batu – batuan yang di bilang “karang” oleh penduduk setempat, tetapi menurut saya hanyalah batu biasa yang di fungsikan untuk menahan beberapa sisi pulau dari abrasi gelombang laut.
Sunset di suasana berawan, Pulau Samalona
Bisa melihat sunset dan sunrise sebenarnya merupakan salah satu daya tarik andalan dari pulau ini. Namun saya kurang beruntung karena saya berkunjung pada musim penghujan. Akhirnya saya pun hanya mendapatkan sunset dengan awan tebal, dan awan hitam yang bisa mengamuk setiap saat, untuk menurunkan hujan deras :(
Untungnya kesialan saya di pulau ini tidak terus berlanjut, saya bisa menyaksikan pemandangan malam hari Kota Makassar di kejauhan yang fantastis dari Pulau Samalona. Senang sekali akhirnya dari Pulau Samalona saya bisa melihat ribuan cahaya berkilauan dari Kota Makassar.
Jutaan sinar lampu kota Makasar di kejauhan, view dari Pulau Samalona di malam hari
Secara umum dengan segala kekurangan dan kelebihannya, Pulau Samalona tetap bisa dijadikan sebagai tujuan berlibur dan melarikan diri dari kesibukan. Mungkin konsep Cast Away holiday bisa menjadi ide yang bagus untuk menarik banyak wisatawan berkunjung ke pulau ini.
Kenapa Pulau Samalona sangat cocok untuk konsep Cast Away holiday? Karena meski lokasi pulau cukup dekat dengan Makassar, namun pulau ini menyediakan suasana yang sunyi dan jauh dari teknologi. Hal itu bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan yang sudah jenuh dari aktifitas dan ingin menyendiri ke sebuah pulau yang terpencil namun tidak terlalu jauh.
Semoga dinas pariwisata Makassar tanggap dan memperbaiki kualitas daya tarik Pulau Samalona, terutama fasilitas snorkelingnya. Karena di Pulau Samalona yang sekarang saya tidak bisa melihat apa – apa ketika snorkeling, selain batu,, air hijau,, batu,, arrrgh, mana ikan nya :D atau saya yang salah waktu kedatangannya ya?
Tips Dan Trik Ketika Berkunjung Ke Pulau Samalona :

Awan tebal, kota Makassar di kejauhan, terlihat dari Pulau Samalona
(Baca Juga : Pisang Epe, Jajanan Unik Penggoyang Lidah, Dari Makassar)
  • Harga penginapan di Pulau Samalona antara Rp. 300.000 – 500.000 untuk per/harinya, tergantung fasilitas yang disediakan. Kalau jago menawarnya dan sedikit raja tega mungkin masi bisa lebih turun lagi harganya :D
  • Harga sewa alat snorkeling Rp. 30.000 satu set, dan Rp. 50.000 dua set.
  • Harga ikan di pulau ini cukup mahal Rp. 30.000 untuk ikan yang kecil. Kata seorang penduduk lokal, jarang yang mencari ikan di pulau ini, ikannya di beli dari nelayan, makanya jadi lebih mahal.
  • Jika ingin melihat surise dan sunset, berangkatlah ke Pulau Samalona pada siang hari, dan kembali ke Makassar pada keesokan harinya. HINDARI datang pada musim penghujan, awan tebal cenderung banyak terbentuk, kesempatan mendapatkan sunset dan sunrise yang sempurna akan hilang.
  • Di Pulau Samalona tidak ada air tawar kecuali anda mau beli dengan harga yang mahal, jadi siap – siap saja tidak mandi kecuali hujan :D. Bawa air minum yang cukup, sesuaikan dengan lama waktu menginap anda di pulau ini, karena satu – satunya minuman yang menurut saya murah dan manusiawi adalah kelapa muda dengan harga Rp. 15.000 per/bijinya.
  • Bawa lotion anti nyamuk, karena meski di tengah laut, nyamuk lokal disini cukup kejam untuk menghisap darah anda sedikit demi sedikit.
Rincian biaya berlibur ala backpacking medium budget di Pulau Samalona:
  • Sewa perahu Rp. 400.000, dibagi 2 orang, @orang: Rp. 200.000, semakin banyak orang semakin murah, namun kapasitas maksimal kapal rata – rata 8 orang saja.
  • Sewa Penginapan ala guest house 515 ribu, termasuk makan malam + makan pagi untuk 3 orang, 2 snorkeling set + 15 ribu kelapa muda satu biji.

WISATA PANTAI PARANGTRITIS


WISATA PANTAI PARANGTRITIS


Pantai Parangtritis terletak 27 km selatan Kota Jogja dan mudah dicapai dengan transportasi umum yang beroperasi hingga pk 17.00 maupun kendaraan pribadi. Sore menjelang matahari terbenam adalah saat terbaik untuk mengunjungi pantai paling terkenal di Yogyakarta ini. Namun bila Anda tiba lebih cepat, tak ada salahnya untuk naik ke Tebing Gembirawati di belakang pantai ini. Dari sana kita bisa melihat seluruh area Pantai Parangtritis, laut selatan, hingga ke batas cakrawala.
Pssst, YogYES akan memberitahu sebuah rahasia. Belum banyak orang tahu bahwa di sebelah timur tebing ini tersembunyi sebuah reruntuhan candi. Berbeda dengan candi lainnya yang terletak di daerah pegunungan, Candi Gembirawati hanya beberapa ratus meter dari bibir Pantai Parangtritis. Untuk menuju candi ini, kita bisa melewati jalan menanjak dekat Hotel Queen of the South lalu masuk ke jalan setapak ke arah barat sekitar 100 meter. Sayup-sayup gemuruh ombak laut selatan yang ganas bisa terdengar dari candi ini.
Pantai Parangtritis sangat lekat dengan legenda Ratu Kidul. Banyak orang Jawa percaya bahwa Pantai Parangtritis adalah gerbang kerajaan gaib Ratu Kidul yang menguasai laut selatan. Hotel Queen of the South adalah sebuah resort yang diberi nama sesuai legenda ini. Sayangnya resort ini sekarang sudah jarang buka padahal dulu memiliki pemandangan yang sanggup membuat kita menahan nafas.

Sunset yang Romantis di Parangtritis

Ketika matahari sudah condong ke barat dan cuaca cerah, tibalah saatnya untuk bersenang-senang. Meskipun pengunjung dilarang berenang, Pantai Parangtritis tidak kekurangan sarana untuk having fun. Di pinggir pantai ada persewaan ATV (All-terrain Vehicle), tarifnya sekitar Rp. 50.000 - 100.000 per setengah jam. Masukkan persneling-nya lalu lepas kopling sambil menarik gas. Brrrrooom, motor segala medan beroda 4 ini akan melesat membawa Anda melintasi gundukan pasir pantai.
Baiklah, ATV mungkin hanya cocok untuk mereka yang berjiwa petualang. Pilihan lain adalah bendi. Menyusuri permukaan pasir yang mulus disapu ombak dengan kereta kuda beroda 2 ini tak kalah menyenangkan. Bendi akan membawa kita ke ujung timur Pantai Parangtritis tempat gugusan karang begitu indah sehingga sering dijadikan spot pemotretan foto pre-wedding. Senja yang remang-remang dan bayangan matahari berwarna keemasan di permukaan air semakin membangkitkan suasana romantis.
Pantai Parangtritis juga menawarkan kegembiraan bagi mereka yang berwisata bersama keluarga. Bermain layang-layang bersama si kecil juga tak kalah menyenangkan. Angin laut yang kencang sangat membantu membuat layang-layang terbang tinggi, bahkan bila Anda belum pernah bermain layang-layang sekalipun.
Masih enggan untuk pulang walau matahari sudah terbenam? Tak lama lagi beberapa penjual jagung bakar akan menggelar tikar di pinggir pantai, kita bisa nongkrong di sana hingga larut malam. Masih juga belum mau pulang? Jangan khawatir, di Pantai Parangtritis tersedia puluhan losmen dan penginapan dengan harga yang terjangkau.

stipram.ac.id